Menunggu…

17 02 2008

                                                                                                                                                  olepetekeyinc

Menunggu…adalah salah satu kegiatan, yang mungkin bagi banyak orang termasuk saya sendiri sangatlah membosankan. Terkadang sebagai individu, selain menunggu, kita juga tanpa disadari or sangat disadari membuat orang lain menunggu.

Ditunggu dan Menunggu adalah dua aktifitas yang saling tarik menarik hukumnya. Layaknya kutub negatif dan positif. Dua hal yang dirasakan tidak memiliki manfaat sama sekali inipun, pada akhirnya dapat menghasilkan manfaat bagi diri kita sendiri ataupun orang lain yang memiliki koneksitas dengan aktifitas menunggu dan ditunggu ini.

Bagi kita, yang sampai pada posisi “Ditunggu” berarti memiliki suatu keharusan atau kewajiban yang perlu segera diselesaikan. Hasil karya yang sangat diharapkan, hasil desain yang sangat dinantikan oleh orang banyak termasuk hasil ciptaan baru yang sudah ditunggu-tunggu. Yang kesemuanya itu mencerminkan eksistensi diri kita didalam kehidupan ini.

Dan, untuk yang masih dalam proses “Menunggu” berarti perlu terus untuk melatih kesabaran diri. Tetap terus belajar untuk memperluas wawasan yang digali dan didapat dari proses menunggu tadi. Petiklah pembelajaran dari setiap ruang yang Anda tempati ketika “menunggu” tadi. Dari setiap orang yang Anda jumpai, dari setiap majalah yang Anda baca, termasuk dari setiap jenis bangku yang Anda duduki.  

Nah, jangan mau hanya berdiam diri saja ditengah proses Menunggu dan Ditunggu tadi. Paling tidak Anda jadi tahu harus memiliki jadwal sigap dalam melakukan suatu pekerjaan, untuk menghindari proses datangnya urusan “Ditunggu” tadi. Dan, bagi Anda yang saat ini masih dalam proses “Menunggu” – tetap bersabarlah, dan temukan jawabannya kenapa Anda harus menunggu dan terus menunggu. Cari alternatif lain agar Anda tidak terus berada dalam lingkaran “Menunggu” tanpa pernah terselesaikan.

[am]


Actions

Information

2 responses

17 02 2008
Agus R

Setuju mba Afra…

Ketika apa yang kita tunggu adalah sesuatu yang bermanfaat, kita juga harus memanfaatan kita dalam menunggu tersebut dengan aktivitas terbaik.
Bagi Anda kaum muda yang sedang menunggu jawaban dari “si dia”, bersabarlah! Dan jangan sampai Anda pingsan kalau jawabannya ternyata “tidak”. Tuhan bersama kita, kita menunggu (terserah apa yang sedang ditunggu) sambil berbuat sesuatu yang bisa mendatangkan ridlo-Nya.

Selamat menunggu dengan bijak,

Agus R.

19 02 2008
anang yb

kaitannya dengan kerjaan/proyek, jauh lebih baik bila kita dalam posisi menunggu daripada ditunggu.
Dengan menunggu berarti ‘bola proses’ tidak lagi menempel di kaki kita.
jadi tuntaskan tanggung jawab kita dan segeralah lempar bola!

Leave a comment