Sudah pernah dengar snow wash/cuci salju dan ice cream wash/cuci es krim? Ya, itu adalah metode cuci mencuci kendaraan yang belakangan ini sudah mulai marak. Teknologi sederhana mencuci ini telah menggeser peran sabun biasa yang sebelumnya merupakan bahan paling dasar dalam proses pencucian kendaraan selain samphoo.
Sekarang, keajaiban dari cairan yang ketika disemprotkan sudah menjadi busa putih bergumpalan layaknya salju yang menyelubungi kendaraan Anda, sudah banyak digunakan. Hasilnya? Tentu saja berbeda dari sabun cuci biasa. Kesan atau efek wax alias licin pada setiap bagian kendaraan Anda, dapat dirasakan.
Lebih kinclong dan licin. Dan, saya pribadi yang telah merasakan sendiri perbedaannya, mengakui bahwa, setelah saya terus mencuci mobil saya menggunakan busa salju, tidak saja mobil menjadi kinclong dan licin, jamur pada kaca juga berangsur hilang. So, saya yang biasanya mengalami masalah dengan jamur kaca yang menyebalkan, kini bisa mulai bernafas lebih lega.
Tidak hanya cuci salju yang marak saat ini, tapi ada pula yang namanya cuci es krim, yaitu busa yang dihasilkan berwarna warni, pink, hijau, biru, ungu. Mmhhh, lucu juga ya…melihat kendaraan kita berselubung busa salju berwarna warni…
Yang membuat saya penasaran, darimana sih datangnya ide mengenai urusan cuci mencuci kendaraan ini? Dalam benak saya, pasti dari luar negeri nih hehe (western minded), eehh, ternyata oh ternyata, teknologi sederhana yang menggunakan adukan bumbu rahasia berupa cairan kimia ini ditemukan dan diproduksi oleh anak bangsa. Salut, dan hebat!
Sebenarnya, anak bangsa kita ini sudah banyak yang kreatif, inovatif dan luar biasa pemikirannya. Sayangnya, belum semua terekspos secara besar. Harusnya, hal ini perlu di eksplor lagi sehingga kita sebagai anggota dari bangsa ini, bisa turut merasakan kebanggaan bahwa kita bisa, Indonesia bisa. Tidak melulu melihat bangsa luar yang hebat, padahal hasilnya dari anak negeri sendiri.
Sedikit menyimpang dari topik, saya ingin memberikan contoh saja, coklat misalnya, negeri ini adalah penghasil coklat terbesar dan terbaik dunia. Tapi, mengapa yang terkenal justru negara Swiss ya? Padahal coklat-coklat yang kemudian dilabel merek asing ini berasal dari Indonesia
mmhh…
Yuk, mari maju, tunjukkan kemampuan diri kita semua, paling tidak memberi kontribusi yang membuat perbedaan dalam hal positif. Walau sedikit, siapa yang tahu dampaknya besar untuk orang di sekitar kita
[am]
Bagus nih artikelnya, oya sekalian numpang promo ya…
Kalo ada yg mo buka usaha cuci salju kebetulan kita jual dengan harga special
http://roda2.com/
Buat Afra : tqu ya…
Artikel yang sangat bagus dan inspiratif.