Mungkin banyak pihak di kalangan pekerja profesional yang masih memandang sebelah mata pada para pekerja yang sering meloncat dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Nah, tipe pekerja sejenis ini sering disebut sebagai Kutu Loncat.
Namun, paradigma berfikir untuk menetap disatu perusahaan cukup lama dan menuggu jenjang karier yang menanjak sudah tidak jaman lagi. Benarkah demikian? Lalu apakah para kutu loncat ini dapat dipercaya oleh para pemimpin perusahaan? Bagaimana bila dilihat dari segi loyalitasnya?
Menurut saya, strategi meloncat saat ini telah ketinggalan jaman. Perlu strategi khusus yang matang merumuskan target-target dalam kehidupan karier seseorang. Oleh karena itu, strategi sukses menggapai puncak karier bisa dilakukan dengan mengubah cara-cara lama dengan cara-cara baru. Jangan sekedar hanya meloncat, karena dapat merugikan Anda sendiri. Namun, MELONTARLAH.
Simak berbagai kisah yang dituangkan dalam buku Kutu Lontar – Sukses Menggapai Puncak Karier dengan Menjadi Pekerja Kutu Lontar. Berisi tip dan motivasi bagaimana menyingkapi karier yang mandek dan menemukan kualitas diri yang masih terpendam dalam diri. Serta, menyingkapi fenomena permasalahan yang sering timbul di dunia kerja seperti persoalan antar atasan-bawahan, sesama tim, hubungan kerja, hingga mengakali diri agar tetap cinta pekerjaan & bertanggung jawab memberikan yang terbaik.
Terbit mulai hari ini 4 Juni 2008, dan beredar di toko-toko buku Gramedia seluruh Indonesia.
Judul Buku: Kutu Lontar – Sukses Menggapai Puncak Karier dengan Menjadi Pekerja Kutu Lontar
Penulis: Afra Mayriani
Editor: Edy Zaqeus
Desain: Marthin Marbun
Penerbit: Elexmedia Komputindo – Kelompok Kompas Gramedia
Ucapan terima kasih
1. Kepada Tuhan yang Maha Esa, yang menciptakan setiap manusia dengan keunikan dan kemampuannya masing-masing yang sangat luar biasa.
2. Kepada suami, orang tua dan para sahabat yang dengan sabar telah menjadi bagian dari proses perjalanan kehidupanku.
3. Kepada para pembaca blog-ku dan teman-teman di facebook dan milis2 yang dengan baik hati menerima, memberikan masukan bahkan bersedia menjadi guru dalam setiap jengkal tulisan yang saya torehkan.
Salam Sukses,
Afra

Dah beredar ya bukunya….??
Sepertinya menarik sekali.. Kalo sempet mo maen ah ke toko buku…
siapa tau jadi pencerahan nich…
salam kenal mba…
Salam kenal juga buat sahabat2 baru…terima kasih dukungannya yaaa…
Mudah2an buku saya ini bisa bermanfaat.
Salam,
am
selamat ya mbak afra… moga-moga bisa lekas jadi penulis bestseller!
Benar tebakanku…
Ada saatnya buku Afra pasti nangkring di Gramedia
Buku ini berisi tulisan-tulisan di pembelajar dotcom ya, Afra?
Selamat ya!
Hai mas Anang, wah thank you ya supportnya selama ini.
Buku ini ttg karier, dan bukan kumpulan tulisan di pembelajar. Penasaran kan? beli ya dan ditunggu masukannya
Untuk Arief, kalau sudah baca, jangan lupa kasih masukan ke saya ya untuk meningkatkan kualitas menulis sy selanjutnya..
Salam manis,
Afra
wah… suatu bahan renungan yang bagus ni jeng..
saya biasanya hanya sekian bulan aja bertahan di perusahaan. kerjaan terakhir dan terlama saya 2,5 tahun, kemudian resign karena bosan setengah mati dan milih kerjaan apa aja yg mau meng-hire saya. setelah pindah tempat baru kok malah pengen cepet2 keluar..
bukunya pasti saya cari deh! thanks ya buat masukannya
Satu satu, akhirnya mulai banyak juga dari milis PenulisBestSeller yang sudah berhasil menulis buku. Luar Biasa!
Semoga sukses ya, mbak Afra!
salam kenal,
effendi
Nyanya (niken ya): Memang terkadang rasa ingin keluar itu sngt menggebu, hanya kalo ga punya planning yg matang, ujung2nya jadi seperti lingkaran setan saja. Lebih baik jgn meloncat, melontarlah. Tidak salah kan pilih2 company yg sesuai dengan passion kita jg. Kalo udah cinta apapun pengorbanannya tidak akan sia2….
Effendi: Salam kenal jg. terima kasih ya dukungannya! silakan kalo ada masukan membangun supaya tambah lagi ilmu2 saya
Salam kenal, Mbak.
Keliatannya menarik ya bukunya. Sala tau ada buku ibi dari millis SSR.
Tantri
jadi kutu lontar kadang ada untungnya, tapi pastikan skilll anda banyak dicari. keuntungan yang jelas adalah yang namanya “signing bonus’.. dan banyak2 memasarkan diri ke headhunter..
salam
Novento
http://novento-design.blogspot.com
Salam kenal Mbak Afra
Ketika masih kerja dulu, saya sering sekali jadi kutu loncat, enak tuh.
Saya jadi penasaran baca buku Anda, karena kenapa harus jadi kutu lontar ya?
he he he …
Mbak, boleh saya link blog Anda di blog saya?
Sukses untuk Anda!
Tantri: Kalau sudah baca buku saya, ditunggu komentar & masukannya yaa
trmkasih…
Novento: Trmksh dukungannya ya, memang benar kalau mau berpindah2 kerja, kita perlu menyiapkan diri terutama skill.
Tisiana: Jaman sekarang perlu strategi khusus kalau mau berpindah kerja, nah lebih baik melontar daripada hanya sekedar meloncat
trimkasih kalau mau me-link blog sy…
Salam,
am
Itulah kenapa “Monster.com” punya slogan: “Never settle”, dan saya pribadi melihat karir itu seperti anak tangga.. dimana ada steps2 yang sama tinggi-nya untuk dilalui dengan tempo yang sama dan saat ada mezzanine.. ya melangkahlah dulu sampai menemui higher steps berikutnya..
“Never settle” mungkin juga adalah paradigma baru, yang juga saya lakukan agar bisa banyak mengantongi kapabilitas baru, confidence dan juga necessary expose to higher corporate ladder…
Seneng udh bisa mampir kesini, salam hangat dari afrika barat!
Mbak Afra… bukunya cuman ada di gramedia aja ya? Soalnya aku cari di toko buku trimedia dan toko buku uranus tidak ada.
hi afra selamat yah bukunya dah diterbitin
gw tertarik banget dan mau beli buku kamu, karena gw sendiri dah 21 kali pindah tempat, bukan gara2 gak betah tapi emang direkrut/diminta ama tempat yang baru yah pindah deh hehehe.
gw mesti belajar dari lo neh
Selamat untuk terbit dan beredarnya buku Anda Kutu Lontar.
Teruslah berkarya dan sukses selalu untuk Anda.
Eko Jalu Santoso, http://www.motivasiindonesia.blogspot.com
bukunya bagus, reminder untuk motivasi dan tetap bersemangat. contoh-contoh yang diambil sepertinya typical dan biasa dihadapai para karyawan.
Bersemangatlah !