Si Dia selalu sibuk dengan pekerjaan dan teman-temannya? Wah, jangan mau diabaikan olehnya! Sebaiknya, Anda curi saja waktu untuk berdua dengannya.

Kesibukan kerja yang padat menjadikan waktu berkualitas yang harus tetap terjaga antara Anda dan pasangan berkurang, bahkan tak ada sama sekali. Jika sudah demikian, tegangan tinggi pun akan mewarnai kehidupan sehari-hari dalam suatu hubungan yang terjalin. Bahkan rumah pun jadi tempat beradu argumen.
Hasilnya? Tentu hubungan Anda akan berjalan tak harmonis. Nah, berikut ini sejumlah tips yang bisa Anda lakukan dalam melakukan aksi mencuri waktu si dia: Read the rest of this entry »
Artikel saya ini telah dimuat di Tabloid Nova edisi Senin, 7 Juli 08.
Kunjungi www.tabloidnova.com

Biasanya, dalam dunia kerja Anda disibukkan dengan persoalan atasan-bawahan. Keluh kesah, bahkan kekecewaan terhadap sikap atasan yang tak sesuai dengan hati nurani menjadi topik utama sehari-hari. Yang justru sering terlupakan adalah bagaimana ketika rekan kerja bersikap tidak menyenangkan terahadap Anda.
Seringnya, Anda tak menyadari akan hal itu.
Keadaan di kantor sepertinya baik-baik saja. Tetapi, dibelakang Anda ternyata ada seorang rekan kerja yang tega menjatuhkan kredibilitas kerja dan nama baik Anda.
Jika sudah begini, rasanya kerja jadi semakin tak menyenangkan. Keadaan kantor tak lagi nyaman, dan Anda merasa ingin segera hengkang, bukan? Sabar! Tunggu dulu! Berikut ini beberapa tips agar Anda tak terperangkap dalam dilema persoalan antara sesama rekan kerja yang tak menyenangkan:
Read the rest of this entry »
Tuhan, adalah kekuatanku,
Bersama Dia ku tak akan goyah,
ku kan terbang tinggi…
Bagai Rajawali,
Melakukan perbuatan yang besar…
ku kan terbang tinggi…bagai rajawali…dan melayang tinggi…
dalam kemulianNYA
Biar bumi bergoncang dan badai menerpa, ku kan terbang tinggi bersama Dia…

Penggalan lirik lagu diatas, merupakan penyemangat untuk kita semua, saat menghadapi halangan dan rintangan dalam lautan kehidupan ini. Akan lebih menyenangkan berbuat sesuatu untuk orang lain, dibandingkan menunggu orang lain memberikan kebaikan hatinya bagi diri kita…
Mari terbang setinggi Rajawali…Buatlah hidupmu lebih berarti lagi, terutama jika bisa berbagi dengan orang banyak.
Be Blessed!
am
Artikel saya ini telah dimuat di Tabloid Nova, edisi Senin 30 Juni – 6 Juli 2008
http://www.tabloidnova.com/article.php?name=/duh-si-kecil-tak-naik-kelas&channel=keluarga%2Fanak

Jangan panik atau marah, jika si Kecil ternyata tak lulus ujian atau tinggal kelas. Sebaiknya, Anda memahami apa yang terjadi pada si buah hati.
Jika Anda pernah menonton film Kung Fu Panda, tentu akan teringat pada perkataan Master Kung Fu Kura Kura Tua bernama Oogway, mengenai pepatah bijak, “Kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, namun hari ini adalah anugerah”.
Dan salah satu bentuk anugerah dalam hidup ini adalah kehadiran seorang anak yang dititipkan Tuhan kepada Anda. Dimanapun, anak akan menjadi sumber kebahagiaan setiap orangtuanya. Sumber kebahagiaan yang mendatangkan kebanggaan. Siapa yang tak bangga, memiliki buah hati yang manis, lucu, pintar, penurut, dan memiliki budi pekerti yang baik pula. Namun, apa yang terjadi jika anak yang Anda banggakan, sejak masih dalam proses penciptaan dalam rahim, tidak naik kelas?
Tak sedikit orangtua yang menaruh harapan-harapan pribadinya pada diri sang anak. Anak harus taat dan menurut, serta mengerti kehendak orangtuanya, yang sebenarnya dimaksudkan demi kebaikan sang buah hati sendiri.
Sebagai orangtua, Anda mungkin sering lupa, anak-anak adalah sosok individu yang juga memiliki kebebasan di dalam dirinya untuk berkembang. Dan, di dalam proses tumbah kembangnya itu, tentu tak semuanya akan berjalan mulus atau sesuai dengan kehendak orangtua, bahkan kehendak kehendak dari sang buah hati sendiri.
Agar Anda tak menunjukkan sikap berlebihan saat menghadapi Si Kecil tinggal kelas atau tak lulus ujian sekolah, berikut tipsnya:
Recent Comments