www.tabloidnova.com – edisi Senin, 8 Sept 2008
Menjelang Lebaran, kantor pasti mengumumkan jadwal cuti bersama untuk waktu yang cukup panjang. Nah, agar pekerjaan Anda beres hingga masuk kantor kembali, ikuti tipsnya!
Hari Raya Idul Fitri tinggal sebulan lagi. Bila Anda tengah bersiap untuk menyambut hari suci ini bersama keluarga tercinta misalnya membeli keperluan hari raya, menyiapkan makanan andalan, dan berbelanja keperluan Si Kecil, jangan ketinggalan untuk menyelesaikan pekerjaan di kantor.
Sering kali menjelang hari raya, karena sudah disibukkan urusan pribadi, justru lupa menyelesaikan semua hal yang penting di tempat kerja. Apalagi bagi Anda yang bekerja dalam dunia yang berkaitan dengan bidang produksi, seperti marketing, product development hingga sales yang memiliki keterkaitan dengan vendor ataupun pihak ketiga.
Mereka pun pasti akan ikut libur panjang di hari raya ini, belum lagi pesanan yang makin berlipat, tidak saja dari perusahaan tempat Anda bekerja. Nah, hal ini perlu juga diantisipasi sebelum libur Lebaran tiba, terutama bila Anda berencana menambah hari cuti dengan mengambil jatah cuti tahunan yang masih bersisa. Anda tak ingin bukan, terus diganggu pekerjaan saat liburan bersama keluarga di hari yang fitri nanti.
Nah, berikut ini ada beberapa hal yang perlu Anda cermati sebelum tergesa-gesa meninggalkan segala urusan kantor demi menikmati hari raya Lebaran yang suci bersama sanak keluarga, handai taulan, kerabat, dan sahabat:
First Thing First!
Mulailah merunutkan satu per satu pekerjaan Anda dari yang paling urgent untuk segera diselesaikan. Kemudian, pilah lagi mana yang penting. Terakhir, kerjakan tugas rutin yang telah biasa Anda kerjakan setiap harinya.
Jangan sampai pekerjaan yang termasuk urgent dan penting justru terlewatkan hingga mendekati hari libur bersama. Bila sampai lupa, bukan saja pekerjaan Anda jadi berantakan, tapi juga akan merembet ke setiap tugas yang ada kaitannya dengan divisi Anda, yaitu pekerjaan atasan dan setiap karyawan yang berada satu tim dengan Anda. Jadi, jangan lupa membagi pekerjaan mulai dari sekarang!
Berakit-rakit Ke Hulu, Berenang Kemudian
Bila Anda selalu pulang kerja tepat waktu, nah saat ini lebih baik singkirkan dulu niat untuk pulang cepat. Ada baiknya Anda pulang lebih lama atau mengambil sedikit waktu lembur untuk mengerjakan setiap pekerjaan yang menumpuk, sebelum berlibur Lebaran.
Paling tidak bersakit-sakit dahulu, kemudian Anda bisa lebih leluasa menikmati waktu bersama keluarga merayakan hari raya yang suci, daripada ketika liburan Anda masih dikejar-kejar pekerjaan yang masih menumpuk dan belum terselesaikan.
Namun, jika Anda tetap masih bisa menyelesaikan pekerjaan dengan cepat hingga tak memerlukan waktu tambahan alias lembur, alangkah lebih baik. Jadi, siapkan stamina agar bisa bekerja lebih giat sebelum waktu libur. Jangan lupa, persiapkan diri dengan vitamin agar tubuh tetap bugar dan segar di esok hari, seusai lembur bekerja.
Tenggat Oh Tenggat
Bila pekerjaan dan posisi Anda di kantor senantiasa berhubungan dengan pihak ketiga, misalnya di bagian produksi dan keuangan, Anda harus mulai sigap mempersiapkan segala pekerjaan lebih cepat lagi. Ingat, bukan hanya Anda yang akan menikmati liburan Lebaran yang khidmat ini, tapi juga perusahaan lain yang merupakan pihak ketiga.
Biasanya di divisi produksi, para vendor akan me-rapel, paling tidak menyelesaikan pekerjaan hingga dua bulan ke depan sekaligus. Jadi, bila Anda berada di bagian marketing dan harus membuat promosi material seperti poster, kalender, brosur, atau lainnya, Anda harus bergegas menyelesaikannya jauh-hari hari sebelum hari cuti tiba.
Pihak vendor pun biasanya akan memberikan tenggat waktu terakhir dimana Anda harus memberikan kelengkapan materi atau dokumen yang diperlukan. Begitu pula jika Anda bekerja di bagian keuangan, harus bisa memperkiraan kapan deadline terakhir untuk menyelesaikan semua pembayaraan. Sehingga, alangkah baiknya bila Anda memajukan deadline Anda sendiri, paling tidak 1-2 minggu sebelum hari cuti tiba.
Rekan Kerja Hanya Membantu!
Di hari raya, tak semua karyawan mengambil haknya yaitu jatah cuti tahunan. Beberapa orang akan secara bergantian mengambil cuti. Jadi, di dalam satu divisi ataupun departemen pasti ada karyawan yang akan masuk kantor atau mendapat giliran tugas selama masa liburan Lebaran.
Nah, inilah saatnya Anda mencari tahu siapa saja rekan satu departemen yang tidak mengambil cuti. Bila sudah tahu, mungkin Anda bisa berdiskusi dengan atasan untuk mencari pengganti sementara Anda cuti bila ada pekerjaan mendadak selama Anda pergi.
Jangan lupa, ajaklah rekan kerja tadi untuk duduk bersama dan mendiskusikan bila Anda akan membutuhkan bantuannya selama cuti. Beri ia informasi selengkapnya sehingga ketika Anda berlibur nanti, ia tak bingung harus melakukan apa. Dan ingat, rekan kerja Anda hanyalah membantu karena biar bagaimanapun ia memiliki pekerjaannya sendiri yang wajib diselesaikan.
Kendati demikian, jangan tinggalkan kantor dengan pekerjaan menumpuk hanya karena telah merasa aman ada rekan kerja yang akan membantu perkerjaan Anda. Jika demikian, Anda salah besar! Perbaiki perilaku dan etika kerja profesional Anda segera. Rekan kerja hanya akan membantu jika ada hal penting mendadak harus dikerjakan selama Anda cuti, bukan menyelesaikan tumpukan pekerjaan yang tak sempat Anda selesaikan.
Informasi Selama Cuti
Jika Anda sudah tahu kapan akan memulai cuti dan pekerjaan kantor sudah diselesaikan, jangan lupa untuk memberikan segala informasi yang Anda miliki berkaitan dengan pekerjaan. Baik itu kepada atasan, anak buah, rekan kerja, hingga pihak-pihak ketiga yang senantiasa berhubungan dengan Anda.
Ingatkan kembali pada atasan dan anak buah di kantor, kapan Anda mengambil cuti dan kapan akan kembali masuk kantor. Tulislah email kepada berbagai pihak yang ada koneksitasnya dengan diri dan pekerjaan Anda, tentang segala informasi yang kira-kira diperlukan bila terjadi hal penting yang perlu dikerjakan selama cuti.
Berikan pula pada mereka alternatif nomor telepon Anda yang mudah dihubungi jika ada hal berkaitan dengan pekerjaan yang cukup mendesak. Dan terakhir, jangan lupa aktifkan office assistant di email Anda sehingga orang lain akan segera tahu Anda sedang cuti dan bisa menghubungi rekan kerja lain yang masuk kantor di saat liburan Lebaran.
Selamat Berlibur!
Nah, hari raya telah di depan mata. Libur Lebaran hampir tiba. Di hari terakhir Anda masuk kerja sebelum cuti, pastikan kembali pekerjaan Anda sudah benar-benar selesai. Dan Anda juga sudah memberikan semua informasi penting yang diperlukan kepada rekan kerja Anda.
Update pula informasi dari atasan, anak buah, atau rekan kerja di kantor mengenai status terakhir pekerjaan Anda. Sekali lagi, pastikan Anda tak melewatkan satu hal pun yang berkaitan dengan tugas-tugas penting yang harus diselesaikan sebelum cuti.
Jangan lupa, ucapkan terima kasih sebelum Anda meninggalkan kantor kepada atasan, rekan kerja, atau anak buah yang akan membantu selama cuti nanti. Katakan pula, Anda sangat menghargai kebaikan mereka yang telah membantu bila diperlukan selama Anda pergi nanti.
Nah, jika semua sudah Anda lakukan, sekaranglah waktunya cuti dan berlibur! Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidin Walfaizin. Mohon Maaf Lahir dan Batin.
[am]
Selamat berlibur mba Afra,:-)
Mohon maaf lahir dan batin dari hati yang terdalam.
Semoga ke depan kita bisa lebih baik lagi.
Salam hangat,
AR