Kiat Nyaman di Tempat Kerja Baru (bag 2)

5 10 2010

 

(Foto: Eng Naftali/NOVA)

Teamwork Itu Penting
Tunjukkan sikap terbuka dan realistis dalam menghadapi bawahan, rekan kerja, termasuk atasan. Tentu Anda tidak bakal mau dicap sebagai orang yang tidak dapat diajak berkerjasama. Jadi, berbagilah informasi yang memang diperlukan untuk kebutuhan pekerjaan sebagai bagian dari kesatuan tim kerja yang baik.

Bagilah setiap pekerjaan dengan kapasitas obyektif yang seimbang. Pembuktian kapablitas dan kecakapan kerja Anda tak hanya dilihat dari hasil akhir yang dicapai. Namun, lebih dari itu adalah proses yang Anda jalani bersama tim Anda. Proses itulah yang menentukan kecakapan Anda dalam bekerjasama sekaligus menjadi pemimpin yang baik.

Kelola Pekerjaan
Biasanya, di tempat baru Anda juga dituntut mengikuti work flow dan prosedur yang ada. Bisa saja, 180 derajat berbeda dengan tempat kerja lama. Oleh sebab itu, pelajarilah setiap tugas yang diberikan secara seksama. Jangan pernah malu bertanya, sekalipun itu ke bawahan Anda sendiri.

Dengan bertanya, Anda tidak akan salah dan terhindar dari kesalahpahaman memaknai order yang diminta perusahaan. Siapkan diri mulai sekarang. Kelolalah setiap pekerjaan sebaik mungkin. Kerjakan dengan baik, dan berprestasilah!

Hindari Konflik Negatif
Tak dapat dihindari, di setiap organisasi pasti akan muncul konflik. Bukan hidup namanya kalau tidak ada konflik. Konflik sendiri berbeda-beda jenisnya. Salah satunya Read the rest of this entry »





6 Langkah Jadi Atasan Bijak

12 03 2010

Artikel tabloid Nova 10 Feb 2010 by afra mayriani

Foto: Eng Naftali/Nova

Sebagai atasan, Anda adalah sosok yang selaiknya dihormati dan mendapat respek dari karyawan. Respek berbeda dengan rasa takut. Anda tentu akan lebih senang jika respek itu diberikan secara tulus dan tepat, daripada hanya sekadar disegani atau ditakuti bawahan.

Jangan sampai Anda dikenal sebagai bos yang tak toleran, suka marah-marah, atau terlalu subyektif. Nah, berikut sejumlah tips agar Anda menjadi atasan yang bijak dan disayang rekan kerja. Read the rest of this entry »





Trik Hadapi Bawahan Bandel (part 1)

4 06 2009

Artikel untuk tabloid Nova edisi May 09 oleh Afra Mayriani – http://www.tabloidnova.com/Nova2/Karier/Konflik-Kantor/Trik-Hadapi-Bawahan-Bandel-1

 

image from: procorbis.com

image from: procorbis.com

Sebagai atasan, Anda dituntut tak saja profesional menyelesaikan tugas-tugas yang menjadi kewajiban di kantor. Namun, Anda juga harus memiliki integritas jiwa seorang pemimpin yang baik dan handal dalam mengatur tim di divisi Anda.

Mengatur orang banyak tentunya berbeda dengan mengatur diri sendiri dan pekerjaan yang menumpuk. Setiap orang memiliki karakternya sendiri-sendiri. Semua tipe orang pun tak bisa 100 persen sesuai dengan keinginan dan kemauan Anda, bukan?

Tentunya, dalam perjalanan karier Anda dalam memimpin sebuah tim kerja di sebuah perusahaan, kemungkinan besar akan menjumpai tipe-tipe pekerja yang bermacam-macam karakternya. Ada yang kurang menyenangkan, atau bahkan membawa pengaruh negatif bagi perkembangan lingkungan kerja di divisi Anda. Nah, berikut ada sejumlah kiat untuk mengatasi bawahan yang membandel!

1. Pantau Terus Pekerjaannya
Bila Anda memiliki bawahan yang dapat dikatakan “hangat-hangat tahi ayam” alias bekerja tidak penuh secara profesional, melainkan sesuai dengan mood-nya saja. Maka, Anda harus mengambil langkah secara cermat, tanpa diketahui olehnya secara terang-terangan.
Bagaimana caranya? Pantaulah terus pekerjaan dan kinerjanya setiap minggu. Beri ia tugas-tugas yang sedikit lebih menantang dibanding biasanya. Mungkin saja, aksi “hangat-hangat tahi ayam” yang dimilikinya dikarenakan tugas-tugas yang diberikan tak lagi menantang buatnya.
Dengan memantau kinerjanya secara mingguan, dengan memberikan tugas-tugas yang lebih penting, Anda bisa sekaligus memancingnya untuk mengeluarkan segala kemampuan positifnya yang mungkin saja terpendam.

2. Beri Motivasi
Motivasi diperlukan oleh semua orang, siapapun ia dan apapun pekerjaannya, dalam kehidupan ini. Manusia mana yang tak memerlukan motivasi? Motivasi bagaikan siraman air dingin yang dapat menyegarkan, sekaligus mengingatkan kembali akan tujuan hidup seseorang, dan hal itu bisa saja menjadi tujuan karier yang dicita-citakan.
Sebagai atasan, Anda dituntut untuk tidak saja cakap memimpin, tapi juga mau belajar bagaimana cara menciptakan suatu motivasi positif bagi setiap bawahan di tempat kerja. Banyak jalan bila Anda ingin meningkatkan motivasi seseorang agar kinerjanya meningkat.
Anda dapat mengajak satu tim kerja mengikuti seminar bersama, disertai acara outbond atau tantangan alam. Tujuannya, tak lain untuk menciptakan motivasi kerja baru bagi setiap bawahan yang mungkin saja sudah jenuh dengan rutinitas kerja harian.
Selain itu, Anda akan mendapat manfaat lain, yakni mempererat hubungan kerja di dalam suatu tim. Sehingga, tak ada gosip atau pembicaraan negatif, Anda adalah atasan yang buruk. Jadikan semua tim respek terhadap Anda, bukan karena takut saat Anda marah. Tetapi lebih kepada rasa menghargai, karena Anda temasuk tipe atasan yang baik dan selalu memikirkan bawahannya.

 

-am-








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.