Artikel saya ini telah dimuat di Tabloid Nova, edisi Senin 30 Juni – 6 Juli 2008
http://www.tabloidnova.com/article.php?name=/duh-si-kecil-tak-naik-kelas&channel=keluarga%2Fanak

Jangan panik atau marah, jika si Kecil ternyata tak lulus ujian atau tinggal kelas. Sebaiknya, Anda memahami apa yang terjadi pada si buah hati.
Jika Anda pernah menonton film Kung Fu Panda, tentu akan teringat pada perkataan Master Kung Fu Kura Kura Tua bernama Oogway, mengenai pepatah bijak, “Kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, namun hari ini adalah anugerah”.
Dan salah satu bentuk anugerah dalam hidup ini adalah kehadiran seorang anak yang dititipkan Tuhan kepada Anda. Dimanapun, anak akan menjadi sumber kebahagiaan setiap orangtuanya. Sumber kebahagiaan yang mendatangkan kebanggaan. Siapa yang tak bangga, memiliki buah hati yang manis, lucu, pintar, penurut, dan memiliki budi pekerti yang baik pula. Namun, apa yang terjadi jika anak yang Anda banggakan, sejak masih dalam proses penciptaan dalam rahim, tidak naik kelas?
Tak sedikit orangtua yang menaruh harapan-harapan pribadinya pada diri sang anak. Anak harus taat dan menurut, serta mengerti kehendak orangtuanya, yang sebenarnya dimaksudkan demi kebaikan sang buah hati sendiri.
Sebagai orangtua, Anda mungkin sering lupa, anak-anak adalah sosok individu yang juga memiliki kebebasan di dalam dirinya untuk berkembang. Dan, di dalam proses tumbah kembangnya itu, tentu tak semuanya akan berjalan mulus atau sesuai dengan kehendak orangtua, bahkan kehendak kehendak dari sang buah hati sendiri.
Agar Anda tak menunjukkan sikap berlebihan saat menghadapi Si Kecil tinggal kelas atau tak lulus ujian sekolah, berikut tipsnya:
Recent Comments