Important Ingredients dalam Berkarier

14 12 2009

Apa sih bahan baku utama yang diperlukan dalam melakukan segala pekerjaan kita ataupun dalam usaha meraih dan mewujudkan mimpi-mimpi kita? Tentunya begitu banyak bahan yang terdapat didalamnya. Namun, menurut saya bahan paling utama yang harus dimiliki oleh seseorang dalam usaha meraih impian-impiannya adalah PASSION.

Tanpa adanya Passion, sudah dipastikan apapun yang Anda kerjakan tidak akan selesai sampai akhir. Bisa saja setengah matang. Atau bahkan tidak pernah alias tetap hanya impian belaka.

Dalam topik kali ini, saya mencoba mengusung sosok wanita. Sosok yang sering dinomor duakan. Sosok yang sering didiskriminasikan, dianggap tidak kompeten, dianggap tidak punya otak, dan sebagainya. Padahal menurut saya, sosok wanita adalah sosok luar biasa yang jika dapat menemukan jati dirinya sendiri, maka dampak yang dapat ditimbulkan bagi orang-orang disekelilingnya sangatlah luar biasa.

Hanya saja, mungkin wanita sering bertindak dengan perasaan. No act with their logical thinking. Oleh karenanya, biasanya juga para wanita belum apa-apa sudah kehilangan Passion-nya tersebut. Passion untuk meraih impian-impiannya. Boleh kok, bila Anda wanita tidak saja mengurus keluarga, melainkan juga berkontribusi menjadi sosok luar biasa di dunia luar, tempat Anda dapat mewujudkan mimpi-mimpi Anda secara individu.

Penting diingat dan dilakukan, buatlah kehidupan keluarga, karier dan bisnis Anda seimbang. Itu intinya. Jika Passion sudah tidak ada lagi, atau bahkan tidak dibangun, maka ya Anda tidak akan dapat berbuat apa-apa. Seperti halnya bila Anda ingin membuka bisnis sendiri dari rumah. Tanpa adanya Passion sebagai Main Ingredients  maka ya impian Anda hanya tinggal suara-suara bising yang Anda lontarkan kepada orang-orang disekitar Anda.

Lalu, bagaimana dengan dukungan keluarga. Tidak sedikit wanita Indonesia kurang mendapat dukungan penuh dari keluarga untuk meraih impiannya tersebut. Sehingga, banyak wanita muda, yang tidak sadar akan kompetensi yang sesungguhnya dimilikinya. Akhirnya, menyerah pada  nasib yang membawanya. Stop… duh, hari gini, jangan dong nyerah sama nasib. Karena nasib ada ditangan kita sendiri. Ubahlah diri Anda mulai sekarang menjadi sosok wanita yang cerdas dan mampu bersaing. Alias tidak melempem terhadap dunia luar. Buktikan Anda mampu dan dapat berdiri di kaki Anda sendiri. Temukan apa yang menjadi talenta Anda. Atau, pelajari segala hal yang positif dan kembangkan secara maksimal. Masa sih ada manusia yang tidak dapat berbuat apa-apa? Tuhan menciptakan sudah pasti sepaket dengan kemampuan luar biasa dalam diri manusia kok, untuk dapat mengembangkan dirinya sendiri, dan bahkan mengubah sekitar juga dunia!

Jangan pernah anggap dan bicara pada diri Anda sendiri, bahwa Anda tidak mampu! Maka demikianlah yang akan membentuk mindset Anda. Negatif. Tidak ada manusia yang diciptakan bodoh. Manusianya sendiri saja yang menjerumuskan dirinya ke dalam jurang kebodohan. Tidak mau membuka mata, tidak mau untuk menerima ilmu dan mengembangkan dirinya lebih lagi. Nah, mulai sekarang, bangun Passion Anda, kembangkan, jadikan dasar kuat untuk meraih mimpi. Tidak ada kata tidak bisa dan terlambat!

Selain itu, buktikan pada keluarga dan orang-orang terdekat Anda, bahwa Anda adalah sosok yang cerdas, berwawasan luas dan punya Passion besar untuk maju dan menjadi apa yang Anda cita-citakan. Dengan Passion maka apa yang Anda lakukan akan dilakukan dengan 100%. Tidak kenal menyerah, tidak kenal kata gengsi dan tidak kenal dengan pembodohan. Lakukan apa yang menjadi cita-cita Anda dengan benar, maka pembuktian inilah yang dengan sendirinya akan meyakinkan orang-orang disekitar Anda bahkan keluarga terdekat Anda. Bila hanya mampu bicara, maka sudah dipastikan, siapapun tidak akan mempercayai bahwa Anda mampu. Talk Less,but please Do More (mengutip slogan iklan rokok).

So, tunggu apa lagi, jangan berbangga hati dengan kebodohan. Tapi mulailah keluar dari tempurung Anda. Lihatlah dunia, dan jadilah bagian di dalamnya yang berguna! Mengutip salah satu sahabat dan idola saya, Rene Suhardono: Embrace Your Passion! Tunggu apa lagi, Now ladies….

[am]





Jadilah si Serba Bisa (part 1)

4 06 2009

Artikel Tabloid Nova, edisi 1 Juni 09 oleh Afra Mayriani http://www.tabloidnova.com/Nova2/Karier/Pengembangan-Diri/Jadilah-si-Serba-Bisa-1

 

image from: inpirationonline.com

image from: inpirationonline.com

Sudah bukan zamannya peran wanita hanya terbatas pada urusan rumah tangga atau dapur saja. Kini peran wanita sudah semakin luas dan lebar. Tak sedikit wanita yang telah mulai merambah di setiap bidang pekerjaan. Bahkan, tak sedikit pula wanita yang telah berhasil mencapai posisi karier yang tak kalah dengan kaum Adam di bidangnya.

Namun, bukan berarti menjadi wanita yang pintar dan serba bisa di zaman ini, lantas bisa seenaknya bersikap. Meski sukses di karier, wanita tetap diciptakan sebagai ratu dalam rumah tangganya.

Wanita layaknya manajer yang dituntut dapat mengelola rumah tangga, juga anak-anak. Jadi, bukan berarti bila memiliki aktifitas luar rumah, lalu Anda berhak untuk meninggalkan keluarga, atau cuek dan masa bodoh dengan urusan rumah tangga.

Nah, simak sejumlah tips berikut yang dapat membantu Anda mengatur waktu agar menjadi wanita serba bisa di era super sibuk seperti saat ini: Read the rest of this entry »





Trik Hadapi Bawahan Bandel (part 2)

4 06 2009

image from: pro.corbis.com

image from: pro.corbis.com

3. Bicarakan Baik-Baik
Bila salah satu staf Anda mulai membandel dan malas-malasan datang ke kantor, banyak izin, sering mangkir dari tugas, ini merupakan lampu kuning bagi Anda. Pekerja yang memiliki pola karakter demikian adalah pekerja yang tak respek kepada Anda sebagai atasan dengan baik.

Tipe ini adalah tipe pekerja yang menggampangkan. Bisa saja, sosok ini adalah teman baik atau tipe orang yang merasa sudah dekat dan menganggap Anda adalah tipe Read the rest of this entry »








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.