Kiat Nyaman di Tempat Kerja Baru (bag 2)

5 10 2010

 

(Foto: Eng Naftali/NOVA)

Teamwork Itu Penting
Tunjukkan sikap terbuka dan realistis dalam menghadapi bawahan, rekan kerja, termasuk atasan. Tentu Anda tidak bakal mau dicap sebagai orang yang tidak dapat diajak berkerjasama. Jadi, berbagilah informasi yang memang diperlukan untuk kebutuhan pekerjaan sebagai bagian dari kesatuan tim kerja yang baik.

Bagilah setiap pekerjaan dengan kapasitas obyektif yang seimbang. Pembuktian kapablitas dan kecakapan kerja Anda tak hanya dilihat dari hasil akhir yang dicapai. Namun, lebih dari itu adalah proses yang Anda jalani bersama tim Anda. Proses itulah yang menentukan kecakapan Anda dalam bekerjasama sekaligus menjadi pemimpin yang baik.

Kelola Pekerjaan
Biasanya, di tempat baru Anda juga dituntut mengikuti work flow dan prosedur yang ada. Bisa saja, 180 derajat berbeda dengan tempat kerja lama. Oleh sebab itu, pelajarilah setiap tugas yang diberikan secara seksama. Jangan pernah malu bertanya, sekalipun itu ke bawahan Anda sendiri.

Dengan bertanya, Anda tidak akan salah dan terhindar dari kesalahpahaman memaknai order yang diminta perusahaan. Siapkan diri mulai sekarang. Kelolalah setiap pekerjaan sebaik mungkin. Kerjakan dengan baik, dan berprestasilah!

Hindari Konflik Negatif
Tak dapat dihindari, di setiap organisasi pasti akan muncul konflik. Bukan hidup namanya kalau tidak ada konflik. Konflik sendiri berbeda-beda jenisnya. Salah satunya Read the rest of this entry »





How Bad Dealing with Hard Person at Work

16 12 2009

“Sometimes you want to give up when you find very difficult person to handling… but if run can solve your problem, why not?!

Duuh, bete rasanya kalau dalam pekerjaan kita bertemu dan harus berurusan secara intens dengan orang-orang yang sangat sulit. Bukan sulit saja, tapi ada juga lho yang luarrrr biasa sulit. Kadang kita perlu memahami betul, apa sih yang sebenarnya orang ini mau dari kita…

Apalagi kalau setiap ketemu bawaannya bete terus dan sangat susah senyum. Terkadang memang sih, manusia seringnya lupa, kalau senyum itu bagian dari ibadah. Tidak ada sulitnya senyum lho, apalagi dengan senyum kita bisa saja turut berperan dalam membahagiakan orang di sekitar kita. Tetapi, ada satu pertanyaan, kalau orang sudah sulit senyum tiap harinya, mengapa ya??? Mungkin Anda bisa memberi saya informasi lebih lagi mengenai hal ini J

Apakah Anda pernah merasa rasanya ingin menyerah saja bila bertemu dan berurusan dengan tipe orang sulit semacam ini? Saya pernah mengalaminya. Rasanya luar biasa challanging. Siap-siap, hari Anda berubah jadi cloudy. Weit, tunggu dulu! Jangan mau dikalahkan situasi seperti ini. Tetap tersenyum walau lawan kita akan tambah merengut dan merasa kita adalah “orang gila” karena senyum-senyum mulu. At least, bisa dibilang, dari pada merengut mulu dan pelit senyum, lebih baik warnai hari sesulit apapun dengan senyum. Artinya ya – iklas juga.

Memiliki pengalaman pribadi bertemu dengan orang sulit semacam ini, walau kadang sangat menyebalkan di hati, tapi jangan dibawa emosi dulu. Rugi sendiri. Karena toh tidak ada hubungannya dengan masalah pribadi, semua berkaitan dengan pekerjaan yang  sedang dilakukan. Kalau saya, justru malah jadi lelucon, bahkan memicu adrenalin untuk mencari tahu dan menuliskan di buku berikutnya. Kenapa sih kok orang menjadikan dirinya sebagai “orang sulit”. Sedikit info yang saya berhasil temui, orang-orang sulit semacam ini ternyata bukan tipe easygoing person, introvert dan kurang bergaul secara luas dengan berbagai kalangan. Kalau ngomong aja sulit nyantai, gimana mau berinteraksi dengan banyak orang dari beragam kalangan… susah, bukan. Tipe seperti ini mungkin juga cenderung ingin dihormati layaknya presiden. Dielu-elukan oleh orang lain. Jadi siap-siap bagi Anda yang akan bertemu dengan tipe semacam ini dalam pekerjaan. Biasanya mereka akan sulit meminjamkan telinganya sebentar mendengarkan penjelasan Anda dan berusaha memahami kembali apa yang menjadi kendala kerja Anda. Stimulasi superior akan Anda rasakan begitu terlibat dalam diskusi panjang, tanpa ada solusi yang dapat mengakomodinir tujuan Anda berdua. Yang ada hanyalah order, order dan order.

Nah, jangan patah semangat ya, kawan. Tetap optimis. Karena di dunia ini terdiri dari banyak orang kok. Dari 1 orang seperti itu, Anda akan menemui 100 lainnya yang menyenangkan dan kooperatif. So, dunia belum berakhir. Jangan jadikan tipe orang sulit tersebut menghalangi pekerjaan Anda apalagi menjadikan hari Anda buruk. No Way! Ambil saja sisi optimisnya untuk diri sendiri, mungkin kita harus mengasihani orang sulit tersebut, sebab bisa saja hidupnya sendiri kurang bahagia…

[am]





Important Ingredients dalam Berkarier

14 12 2009

Apa sih bahan baku utama yang diperlukan dalam melakukan segala pekerjaan kita ataupun dalam usaha meraih dan mewujudkan mimpi-mimpi kita? Tentunya begitu banyak bahan yang terdapat didalamnya. Namun, menurut saya bahan paling utama yang harus dimiliki oleh seseorang dalam usaha meraih impian-impiannya adalah PASSION.

Tanpa adanya Passion, sudah dipastikan apapun yang Anda kerjakan tidak akan selesai sampai akhir. Bisa saja setengah matang. Atau bahkan tidak pernah alias tetap hanya impian belaka.

Dalam topik kali ini, saya mencoba mengusung sosok wanita. Sosok yang sering dinomor duakan. Sosok yang sering didiskriminasikan, dianggap tidak kompeten, dianggap tidak punya otak, dan sebagainya. Padahal menurut saya, sosok wanita adalah sosok luar biasa yang jika dapat menemukan jati dirinya sendiri, maka dampak yang dapat ditimbulkan bagi orang-orang disekelilingnya sangatlah luar biasa.

Hanya saja, mungkin wanita sering bertindak dengan perasaan. No act with their logical thinking. Oleh karenanya, biasanya juga para wanita belum apa-apa sudah kehilangan Passion-nya tersebut. Passion untuk meraih impian-impiannya. Boleh kok, bila Anda wanita tidak saja mengurus keluarga, melainkan juga berkontribusi menjadi sosok luar biasa di dunia luar, tempat Anda dapat mewujudkan mimpi-mimpi Anda secara individu.

Penting diingat dan dilakukan, buatlah kehidupan keluarga, karier dan bisnis Anda seimbang. Itu intinya. Jika Passion sudah tidak ada lagi, atau bahkan tidak dibangun, maka ya Anda tidak akan dapat berbuat apa-apa. Seperti halnya bila Anda ingin membuka bisnis sendiri dari rumah. Tanpa adanya Passion sebagai Main Ingredients  maka ya impian Anda hanya tinggal suara-suara bising yang Anda lontarkan kepada orang-orang disekitar Anda.

Lalu, bagaimana dengan dukungan keluarga. Tidak sedikit wanita Indonesia kurang mendapat dukungan penuh dari keluarga untuk meraih impiannya tersebut. Sehingga, banyak wanita muda, yang tidak sadar akan kompetensi yang sesungguhnya dimilikinya. Akhirnya, menyerah pada  nasib yang membawanya. Stop… duh, hari gini, jangan dong nyerah sama nasib. Karena nasib ada ditangan kita sendiri. Ubahlah diri Anda mulai sekarang menjadi sosok wanita yang cerdas dan mampu bersaing. Alias tidak melempem terhadap dunia luar. Buktikan Anda mampu dan dapat berdiri di kaki Anda sendiri. Temukan apa yang menjadi talenta Anda. Atau, pelajari segala hal yang positif dan kembangkan secara maksimal. Masa sih ada manusia yang tidak dapat berbuat apa-apa? Tuhan menciptakan sudah pasti sepaket dengan kemampuan luar biasa dalam diri manusia kok, untuk dapat mengembangkan dirinya sendiri, dan bahkan mengubah sekitar juga dunia!

Jangan pernah anggap dan bicara pada diri Anda sendiri, bahwa Anda tidak mampu! Maka demikianlah yang akan membentuk mindset Anda. Negatif. Tidak ada manusia yang diciptakan bodoh. Manusianya sendiri saja yang menjerumuskan dirinya ke dalam jurang kebodohan. Tidak mau membuka mata, tidak mau untuk menerima ilmu dan mengembangkan dirinya lebih lagi. Nah, mulai sekarang, bangun Passion Anda, kembangkan, jadikan dasar kuat untuk meraih mimpi. Tidak ada kata tidak bisa dan terlambat!

Selain itu, buktikan pada keluarga dan orang-orang terdekat Anda, bahwa Anda adalah sosok yang cerdas, berwawasan luas dan punya Passion besar untuk maju dan menjadi apa yang Anda cita-citakan. Dengan Passion maka apa yang Anda lakukan akan dilakukan dengan 100%. Tidak kenal menyerah, tidak kenal kata gengsi dan tidak kenal dengan pembodohan. Lakukan apa yang menjadi cita-cita Anda dengan benar, maka pembuktian inilah yang dengan sendirinya akan meyakinkan orang-orang disekitar Anda bahkan keluarga terdekat Anda. Bila hanya mampu bicara, maka sudah dipastikan, siapapun tidak akan mempercayai bahwa Anda mampu. Talk Less,but please Do More (mengutip slogan iklan rokok).

So, tunggu apa lagi, jangan berbangga hati dengan kebodohan. Tapi mulailah keluar dari tempurung Anda. Lihatlah dunia, dan jadilah bagian di dalamnya yang berguna! Mengutip salah satu sahabat dan idola saya, Rene Suhardono: Embrace Your Passion! Tunggu apa lagi, Now ladies….

[am]





Jadilah si Serba Bisa (part 2)

4 06 2009

http://www.tabloidnova.com/Nova2/Karier/Pengembangan-Diri/Jadilah-si-Serba-Bisa!-2

Perlukah Asisten Pribadi?
Banyak orang mungkin menganggap, akan membuang uang saja bila harus benar-benar punya asisten pribadi. Atau, bisa juga Anda akan berpikir, “Ah, seperti artis saja punya asisten segala!”
Tenang dulu, asisten yang dimaksudkan bukanlah layaknya seorang asisten manajer yang harus lulusan S-1 dan bergaji besar. Asisten adalah orang kepercayaan yang bisa Anda andalkan untuk membantu pekerjaan harian, baik di rumah maupun di luar rumah.
Bila Anda mempunyai sopir atau pembantu rumah tangga, jangan jadikan mereka sekadar pekerja saja. Ajarkan dan didik perlahan-lahan sehingga mereka bisa dipercaya dan diandalkan. Misalnya, jadikan sopir Anda sebagai penjemput tetap anak-anak ke dan dari sekolah, les, atau aktivitas lainnya.

Ilustrasi (Foto: Adrianus Adrianto/NOVA)

Begitu pula dengan pembantu rumah tangga. Buatlah daftar rutinitas yang menjadi kewajibannya setiap hari di rumah. Buatlah menu harian yang mesti ia buat untuk keluarga, atau apa saja yang perlu ia siapkan agar pulang ke rumah, Anda tinggal menghangatkan masakan saja. Read the rest of this entry »





Jadilah si Serba Bisa (part 1)

4 06 2009

Artikel Tabloid Nova, edisi 1 Juni 09 oleh Afra Mayriani http://www.tabloidnova.com/Nova2/Karier/Pengembangan-Diri/Jadilah-si-Serba-Bisa-1

 

image from: inpirationonline.com

image from: inpirationonline.com

Sudah bukan zamannya peran wanita hanya terbatas pada urusan rumah tangga atau dapur saja. Kini peran wanita sudah semakin luas dan lebar. Tak sedikit wanita yang telah mulai merambah di setiap bidang pekerjaan. Bahkan, tak sedikit pula wanita yang telah berhasil mencapai posisi karier yang tak kalah dengan kaum Adam di bidangnya.

Namun, bukan berarti menjadi wanita yang pintar dan serba bisa di zaman ini, lantas bisa seenaknya bersikap. Meski sukses di karier, wanita tetap diciptakan sebagai ratu dalam rumah tangganya.

Wanita layaknya manajer yang dituntut dapat mengelola rumah tangga, juga anak-anak. Jadi, bukan berarti bila memiliki aktifitas luar rumah, lalu Anda berhak untuk meninggalkan keluarga, atau cuek dan masa bodoh dengan urusan rumah tangga.

Nah, simak sejumlah tips berikut yang dapat membantu Anda mengatur waktu agar menjadi wanita serba bisa di era super sibuk seperti saat ini: Read the rest of this entry »








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.